Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Mobil Rombongan Pengantin di Tol Jombang-Mojokerto, 10 Penumpang Luka
Advertisement . Scroll to see content

Siswa Pemukul Guru SMA 1 Torjun Sampang Terancam Tak Lulus Sekolah

Jumat, 02 Februari 2018 - 18:27:00 WIB
Siswa Pemukul Guru SMA 1 Torjun Sampang Terancam Tak Lulus Sekolah
Kepala Disdik Jatim Saeful Rachman saat menggelar jumpa pers terkait kasus muird yang mengianiaya gurunya hingga tewas di Sampang, madura. )Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – MHI, siswa SMA Negeri 1 Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur yang menganiaya Ahmad Budi Cahyono, guru keseniannya sendiri hingga meninggal dunia terancam tidak lulus sekolah. Meski demikian, MHI tetap bisa mengikuti ujian nasional (UN) dan tidak dikeluarkan dari sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Saiful Rachman mengatakan status MHI tetap sebagai siswa di SMA tersebut. Pelaku juga tetap bisa mengikuti ujian nasional karena namanya sudah terdaftar sebagai peserta UN 2018.

“Tidak, tidak dikeluarkan dari sekolah. Status dia tetap siswa dan diharapkan ikut UN karena namanya sudah terdaftar,” kata Saiful Rachman seusai jumpa pers di kantor Dinas Pendidikan Jatim Jalan Genteng Kali, Surabaya, Jatim, Jumat (2/2/2018).

Meski MHI berhak mengikuti UN, kata dia, tidak berarti yang bersangkutan bisa lulus sekolah. Sebab, penentuan lulus tidaknya siswa bukan hanya ditentukan dari hasil UN. “Penentuan kelulusan tidak ditentukan UN, tapi ujian sekolah. Penentuan kelulusan juga hak sepenuhnya dewan guru. Anak itu pinter, tapi kalau perilakunya jelek ya tidak lulus,” katanya.

Menurut Saeful, dari penuturan pihak sekolah tempat MHI menuntut ilmu, oknum siswa tersebut memang dikenal bengal dan sering berbuat onar. “Mulai kelas 1 menurut guru-gurunya termasuk merah. Dia juga sering dipanggil guru BK (Bimbingan dan Konseling). Peristiwa ini (penganiayaan) peristiwa finalnya,” kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut