Sandi Sebut Data BPS Bisa Dimanipulasi, Faisal Basri: Itu Tidak Benar
SURABAYA, iNews.id - Ekonom Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri meminta masyarakat selektif menerima informasi tentang kondisi bangsa. Utamanya tentang isu ekonomi. Sebab, belakangan banyak informasi hoaks yang beredar tidak berdasarkan pada data dan fakta sebenarnya.
"Masyarakat harus berhati-hati. Jangan menelan begitu saja berbagai informasi yang beredar. Sebab ada yang sengaja menyampaikan data tidak sesuai keadaan, demi sebuah kepentingan," kata Faisal dalam seminar #2019PilpresCeria di Garden Palace, Senin (17/9/2018).
Pesan ini disampaikan Faisal menyusul pernyataan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno bahwa data Badan Pusat Statistik (BPS) bisa dimanipulasi oleh pemerintah. "Itu tidak benar. Tidak ada yang bisa mempermainkan data BPS. Jika itu dilakukan, adalah tindakan pidana," katanya.
Faisal menjelaskan, kritik Sandiaga terhadap pemerintah terkait penurunan angka kemiskinan memang sah-sah saja. Kendati demikian dasar yang dipakai harus tepat. Tidak sekadar melihat sampel di salah satu daerah.
"Jika itu (kondisi kemiskinan) dilihat hanya di sebuah daerah, itu kan tidak mewakili seluruh kondisi di semua wilayah di Indonesia. Jadi sangat tidak tepat. Tetapi, saya tidak hanya ingin menyampaikan yang dikatakan Sandiaga Uno. Kita juga harus melihat yang disampaikan pemerintah, agar berimbang karena saya tidak mau terseret ke salah satu kelompok," beber Faisal.