Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anak Durhaka! Pria di Makassar Ancam Bunuh Ayah Pakai Parang gegara Judol 
Advertisement . Scroll to see content

Rumah Sakit Penuh, Korban Penganiayaan di Malang Tewas Tak sempat Ditangani

Senin, 26 Juli 2021 - 18:08:00 WIB
Rumah Sakit Penuh, Korban Penganiayaan di Malang Tewas Tak sempat Ditangani
Mobil yang digunakan membawa korban penganiayaan ke ruang forensik RSSA. (Foto: MPI/Avirista Midaada)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Seorang korban penganiayaan, warga Desa Gunungronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, tewas karena tidak sempat ditangani petugas medis. Sejumlah rumah sakit yang didatangi menolak menangani pria bernama Purnomo (45), dengan kondisi kritis itu karena penuh dengan pasien.

Korban diketahui mengalami luka di perut, punggung, dan tangan. Dia menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan orang tak dikenal. Jenazah korban akhirnya dibawa ke instalasi forensik Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk diautopsi.

Kerabat korban Hartanto mengatakan, saat bertamu ke rumah Purnomo pada Minggu malam (25/7/2021) sekitar pukul 23.00 WIB, dia mendengar suara meminta tolong. Dia menemukan korban tergeletak dalam kondisi penuh luka. Kebetulan rumah korban dengan Hartanto berjarak 20 meter.

Hartanto kemudian membawa Purnomo ke sejumlah rumah sakit. Nahas hampir enam rumah sakit yang didatangi selama dua jam pada Minggu hingga Senin dini hari tak dapat menerima Purnomo yang telah dalam kondisi kritis.

"Keliling kami, cari rumah sakit. Hampir enam rumah sakit, semuanya penuh. Baru akhirnya ke RSSA jam 1 malam," kata Hartanto ditemui di Instalasi Forensik, pada RSSA, Senin (26/7/2021).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut