Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dihantam Gelombang 4 Meter, Kapal Nelayan asal Banyuwangi Patah jadi 2 di Sumba Barat Daya
Advertisement . Scroll to see content

Rapid Test Mahal, Sopir Pikap di Banyuwangi Demo Tak Bisa Masuk ke Bali

Sabtu, 27 Juni 2020 - 00:25:00 WIB
Rapid Test Mahal, Sopir Pikap di Banyuwangi Demo Tak Bisa Masuk ke Bali
Ratusan sopir pikap pengangkut sayur berunjuk rasa memprotes syarat rapid test masuk ke Bali di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. (Foto: iNews/Eris Utomo)
Advertisement . Scroll to see content

BANYUWANGI, iNews.id - Ratusan sopir pikap yang biasa mengirim sayur dan buah ke Bali menggelar aksi demonstrasi di depan pintu masuk Pelabuhan Penyeberangan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Jumat (26/6/2020) petang. Mereka protes tak bisa masuk mengirim sayur dan buah ke Bali karena harus rapid test dengan biaya mahal.

Akibat demo tersebut, arus laju lalu lintas menuju pelabuhan sempat terganggu. Demo para sopir itu juga dibumbui dengan adu mulut dengan polisi yang menilai aksi tersebut mengganggu lalu lintas.

Namun, massa bergeming. Mereka tetap berdemo untuk memprotes pemerintah karena biaya rapid test mahal. Aksi massa tersebut mendapat respons langsung dari Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara.

Di hadapan massa, Made berjanji akan menyampaikan aspirasi para sopir yang keberatan terhadap biaya rapid test tersebut.

“Kami akan segera bahas masalah rapid test ini dengan menghadirkan sejumlah instansi terkait termasuk Pemerintah daerah Bali,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut