Pulihkan Ekonomi Warga, Pangdam V Brawijaya Buka Kembali Pasar Malam
"Saya bisa melihat langsung perekonomian rakyat bawah ini tumbuh, ada perputaran ekonomi pada tingkat bawah. Harapan kami masyarakat yang sudah mempunyai perilaku bagus," katanya.
Hal itu, kata Pangdam, diharapkan bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan, sebelum ditemukan vaksin maupun obat untuk Covid-19. Masyarakat sudah terbiasa dengan kehidupan protokol kesehatan sebagai upaya menekan angka penyebaran virus corona di Jawa Timur.
"Kalau itu bisa tercipta terpatri di hati para masyarakat, mudah-mudahan tanpa menunggu obat maupun vaksin Covid-19, Jawa Timur sudah bisa hijau Iagi," bebernya.
Mayjen TNl Widodo lryansyah memaparkan bahwa Jawa Timur termasuk dalam provinsi dengan kasus penyebaran CoviD-19 terbesar di Indonesia. Berbagai upaya terus dilakukan antara pemerintah daerah bersama Jajaran Kodam V/Brawijaya dan Polda Jatim membentuk gugus tugas penanganan Covid-19 untuk wilayah Jawa Timur.
"Salah satu upaya yang dilakukan yakni pembentukan kampung tangguh," katanya.
Kampung tangguh dinilai efektif dalam penanganan Covid-19 karena memiliki berbagai kemampuan, seperti mengisolasi warga yang terpapar Covid-19 dan menjaga akses jalan keluar masuk kampung tersebut.
"Kampung Tangguh ini tidak berhenti di situ saja, pesantren kita jadikan pesantren tangguh, perusahaan kita jadikan perusahaan tangguh, mal kita jadikan mal tangguh, hotel dijadikan hotel tangguh, yang semuanya dalam bingkai protokol kesehatan," katanya.
Editor: Kastolani Marzuki