PSBB Resmi Berakhir, Surabaya Raya Bersiap Menuju New Normal
SURABAYA, iNews.id – Tiga kepala daerah di Surabaya Raya sepakat mengakhiri Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Meski begitu, ketiga daerah di Surabaya Raya ini tetap akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat selama 14 hari, sebagai transisi menuju new normal.
Kesepakatan ini diambil oleh seluruh kepala daerah di Surabaya Raya, antara lain Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini; Bupati Sidoarjo Ahmad Nur Syaifudin; dan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto.
Risma misalnya mengaku sudah menyusun draf peraturan wali kota (perwali) terkait penerapan protokol kesehatan pada masa transisi PSBB ini. Protokol ini akan diterapkan di semua sektor, pasar tradisional, pusat perbelanjaan, industri, warung kopi hingga toko kelontong.
"Kami akan atur (protokol kesehatan) hingga ke tempat terkecil. Karena kami yakin itu cara yang efektif untuk menekan penyebaran Covid-19,” kata Risma, dalam rapat koordinasi dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Senin (8/6/2020).
Risma menjelaskan, pihaknya sepakat tidak memperpanjang PSBB lantaran desakan ekonomi. Pihaknya khawatir jika PSBB diteruskan, ekonomi masyarakat kian melemah. Di masyarakat, kata dia, juga banyak yang mengeluh atas kebijakan PSBB.