Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh! Dugaan Jual Beli Sel Mewah Lapas Blitar Rp100 Juta, Penasaran Apa Saja Fasilitasnya?
Advertisement . Scroll to see content

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Pelaku Usaha Tolak Penutupan Tempat Wisata di Blitar Raya

Kamis, 21 Januari 2021 - 17:09:00 WIB
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Pelaku Usaha Tolak Penutupan Tempat Wisata di Blitar Raya
Tempat Wisata Kampung Cokelat di Kabupaten Blitar yang juga menolak penutupan destinasi wisata selama berlangsungnya perpanjangan PPKM mendatang. (Foto : Dok: Sindonews/Solichan Arif) 
Advertisement . Scroll to see content

"Intinya kami menolak penutupan itu," kata Harjito, yang merupakan pengelola destinasi wisata Istana Sakura. 

Dia menegaskan, ada sebanyak 20 pengelola destinasi wisata yang menyatakan diri menolak penutupan tempat wisata. Mereka di antaranya, pengelola destinasi wisata Kampung Cokelat, Blitar Park, Negeri Dongeng, Sirah Kencong, Omah Londo, Kampung Afrika, Pantai Serang, Belimbing Karangsari dan Hutan Pinus Gogoniti. 

Para pengelola wisata ini juga menandatangani tiga poin pernyataan sikap. Pertama, menolak penutupan destinasi wisata dalam PPKM tahap kedua dan seterusnya. Kedua, mendorong pemerintah membuat kebijakan PPKM dengan masih mengizinkan wisata dengan protokol kesehatan ketat. 

"Kemudian mendorong pemerintah mengawal operasional wisata dengan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan," kata Harjito. 

FPDW juga memaparkan dampak kebijakan PPKM yang disertai penutupan destinasi wisata. Selama PPKM, omzet pengelola kawasan wisata anjlok 100 persen. UMKM yang bergantung pada destinasi wisata juga merugi dan muncul pengangguran baru akibat pengurangan karyawan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut