PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Pelaku Usaha Tolak Penutupan Tempat Wisata di Blitar Raya
"Intinya kami menolak penutupan itu," kata Harjito, yang merupakan pengelola destinasi wisata Istana Sakura.
Dia menegaskan, ada sebanyak 20 pengelola destinasi wisata yang menyatakan diri menolak penutupan tempat wisata. Mereka di antaranya, pengelola destinasi wisata Kampung Cokelat, Blitar Park, Negeri Dongeng, Sirah Kencong, Omah Londo, Kampung Afrika, Pantai Serang, Belimbing Karangsari dan Hutan Pinus Gogoniti.
Para pengelola wisata ini juga menandatangani tiga poin pernyataan sikap. Pertama, menolak penutupan destinasi wisata dalam PPKM tahap kedua dan seterusnya. Kedua, mendorong pemerintah membuat kebijakan PPKM dengan masih mengizinkan wisata dengan protokol kesehatan ketat.
"Kemudian mendorong pemerintah mengawal operasional wisata dengan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan," kata Harjito.
FPDW juga memaparkan dampak kebijakan PPKM yang disertai penutupan destinasi wisata. Selama PPKM, omzet pengelola kawasan wisata anjlok 100 persen. UMKM yang bergantung pada destinasi wisata juga merugi dan muncul pengangguran baru akibat pengurangan karyawan.