Positif Covid-19 di Jatim Melonjak, Gubernur Khofifah Minta RS Lapangan segera Dibuka

Walaupun RS Lapangan ini diperuntukkan bagi pasien Covid-19 kategori ringan, namun kelengkapan alat medis, keamanan dan keselamatan tenaga medis tetap menjadi perhatian. Hingga hari ini telah disiapkan 4 buah ventilator dan ribuan APD telah disiapkan di dalam RS Lapangan itu guna peningkatan pelayanan ke masyarakat.
Bahkan, untuk tenaga kesehatan dan keluarganya, telah disiapkan pula kamar-kamar khusus di area RS Lapangan tersebut.
“Kita siapkan juga ICU, Ventilator, hingga sarana pemulasaraan di belakang juga kita siapkan,” ucap orang nomor satu Jatim ini.
Terkait kepastian kapan dibukanya RS Darurat tersebut, Ketua Satgas Kuratif Penanganan Covid-19 Jatim yang juga Dirut RSUD dr Soetomo, dr Joni Wahyuhadi, yang turut hadir mendampingi Gubernur Khofifah, menyebutkan bahwa RS Darurat ini sudah siap. Pasien sudah bisa dirawat di tempat ini.
Sesuai dengan arahan gubernur, kata dia, RS Darurat ini diperuntukkan untuk kasus ringan. Rumah sakit ini juga akan melekat kepada RSUD dr Soetomo dan RS Universitas Unair.
Sementara itu, RS Darurat ini dibangun dengan dua basis utama, yaitu gedung dan tenda. Satu gedung utama tengah dalam persiapan sedangkan lima ruangan berbasis tenda telah rampung pengerjaannya.
Kelima tenda tersebut nantinya akan dibagi peruntukannya yaitu, tenda pasien wanita, tenda pasien pria, tenda screening dan tenda untuk keperluan administrasi.
Sedangkan untuk kesediaan tenaga kesehatan, Pemprov Jatim akan melakukan kolaborasi dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia). Bersama IDI dan PPNI akan dilakukan perekrutan tenaga relawan guna pengoptimalan pelayanan medis bagi pasien.
Editor: Zen Teguh