Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Buru Terduga Pembunuh ASN Bangkalan, Pelaku Licin dan Pandai Sembunyi
Advertisement . Scroll to see content

Polri Tepis Tudingan Rekayasa dalam Penggerebekan Prostitusi Online

Selasa, 08 Januari 2019 - 11:35:00 WIB
Polri Tepis Tudingan Rekayasa dalam Penggerebekan Prostitusi Online
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan memberikan keterangan soal jaringan prostitusi online yang juga melibatkan 45 artis selain Vanessa Angel di Mapolda Jatim, Surabaya, Senin (7/1/2019). (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Penyidik Polda Jatim membantah tudingan adanya unsur rekayasa dan jebakan dalam kasus prostitusi yang mengamankan artis Vanessa Angel dan Avriellya Shaqqila. Pengungkapan kasus tersebut murni hasil operasi polisi.

Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi mengatakan, penangkapan muncikari dan dua artis merupakan hasil penyelidikan unit siber. Bukan melalui jebakan atau undercover.

"Hasil pemeriksaan dari telekomunikasinya. Jadi kalau ada yang bilang penangkapan ini undercover itu salah. Kami unit siber semuanya menyangkut masalah siber. Kami bisa typing bisa patroli cyber," kata Harissandi, Selasa (8/1/2019).


Bahkan menurutnya, persiapan tentang penyebaran hoaks pun bisa ditangkapnya, sebagaimana kasus di Malang beberapa waktu lalu. "Yang hoaks saja bisa kami tangkap. Contoh hoaksnya pakai baju sinterklas, kami tangkap di Malang," ujarnya.

Sementara menyoal uang Rp80 juta untuk jasa layanan sekali kencan dengan artis Vanessa Angel, Harissandi juga memastikan kebenarannya. Hal itu sekaligus menepis jika uang tersebut sengaja disiapkan penyidik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut