Polri: Penembak Anggota PPS Sampang Beri Keterangan Palsu soal Senjata
Sebelumnya, Polda Jatim meminta masyarakat tidak membuat kesimpulan sendiri atas kasus pembunuhan terhadap anggota PPS di Sampang Madura, pada Rabu (21/11/2018) lalu. Apalagi, mengaitkan kasus itu dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Kasus ini berawal saat seorang tukang gigi sekaligus anggota PPS di Sampang, Subaidi, tewas ditembak senjata api milik seorang oknum wartawan bernama Idris. Beredar kabar, peristiwa ini dilatarbelakangi unggahan video korban di media sosial.
Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman mengatakan, kronologi penembakan terjadi saat korban melintas di jalan perbatasan antara Desa Sokobanah Tengah dengan Sokobanah Laok, Rabu (21/11/2018) pukul 13.00 WIB.
Saat itu pelaku menembak korban sebanyak satu kali dan mengenai dada kiri bawah hingga tembus ke pinggang kanan. Korban kemudian ditemukan warga bersimbah darah dan dilarikan ke puskemas untuk dirawat namun nyawanya tak tertolong.
Editor: Donald Karouw