Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak
Advertisement . Scroll to see content

Polemik Genderuwo, Gus Choi Doakan Kelompok Pendukung Prabowo Bertobat

Selasa, 13 November 2018 - 17:46:00 WIB
Polemik Genderuwo, Gus Choi Doakan Kelompok Pendukung Prabowo Bertobat
Ketua Bapilu DPP NasDem Effendi Choirie. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP NasDem, Effendi Choirie (Gus Choi) mendokakan kelompok oposisi pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno segera bertaubat. Harapan ini disampaikan Gus Choi menyusul kritik dan komentar tak objektif dari kelompok oposisi yang cenderung menciptakan ketakutan.

Pernyataan Gus Choi itu sekaligus menanggapi tudingan politisi Gerindra Fadli Zon bahwa ada genderuwo di Istana. Pernyataan Fadli Zon sendiri muncul sebagai tanggapan atas pernyataan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

"Ya, mereka ini (oposisi) genderuwo semua. Sebab, apa yang dikatakan selalu menakutkan. Tetapi yang takut tidak ada. Justru mereka ini menggali lubang sendiri," kata Gus Choi seusai acara syukuran dalam rangka ulang tahun NasDem ke-7 di Surabaya, Rabu (13/11/2018).

Gus Choi mengatakan, semua orang boleh menyampaikan kritik. Namun, kritik yang disampaikan harus objektif. Tidak asal-asalan. "Oposisi itu tidak asal-asalan. Harus berdasarkan fakta. Nggak asal ngomong," kata mantan politisi PKB ini. "Ya mudah-mudahan mereka ini bertobat semua. Menggunakan akal dan pikiran yang sejat. Memakai hati yang jernih," katanya.

Gus Choi mengaku, terpaksa menyampaikan hal itu karena saat ini ada sekelompok orang yang sengaja membangun pesimistis kepada masyarakat. Menciptakan ketakutan di sana-sini.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut