Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Kembali Identifikasi 3 Jenazah Tragedi Robohnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Advertisement . Scroll to see content

Polda Jatim Sudah Identifikasi 50 Jenazah Tragedi Robohnya Ponpes Al Khoziny

Jumat, 10 Oktober 2025 - 22:16:00 WIB
Polda Jatim Sudah Identifikasi 50 Jenazah Tragedi Robohnya Ponpes Al Khoziny
Polda Jatim berasil mengidentifikasi 50 jenazah dari 67 kantong korban tragedi Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. (Foto: BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur sudah berhasil mengidentifikasi 50 jenazah dari 67 kantong jenazah korban tragedi robohnya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Jumlah itu bertambah setelah petugas mengungkap identitas tiga jenazah yang dicocokkan melalui data DNA.

“Ketiga identifikasi baru ini terdiri atas dua jenazah utuh dan satu body part. Semua hasil sudah kami konfirmasi melalui pemeriksaan data ante mortem, post mortem, data primer DNA, serta pemeriksaan gigi,” ujar Kabid Dokkes Polda Jawa Timur, Kombes Pol Khusnan, dalam keterangan resminya di Surabaya, Jumat (10/10/2025) malam.

Hasil pemeriksaan, dua jenazah utuh yang berhasil teridentifikasi yakni Muhammad Alvin Mutawakkilalallah (17), warga Desa Lomaer, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan. Muhammad Iklil Ibrahim Al Aqil (15), warga Dusun Tegal Gebang, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember.

Satu kantong jenazah berupa bagian tubuh (body part) berhasil dipastikan merupakan milik Muhammad Haikal Ridwan (14), warga Dusun Sendang Dajah, Kecamatan Labang, Bangkalan, Madura. Haikal sebelumnya telah teridentifikasi pada Rabu (8/10/2025) lalu, namun tim DVI melakukan pencocokan tambahan berdasarkan data DNA.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut