Persekusi Guru di Gresik Berujung Damai, Polda Jatim: Ini Langkah Baik
SURABAYA, iNews.id - Polda Jawa Timur (Jatim) mengapresiasi langkah Polres Gresik yang memilih jalur mediasi dalam kasus pelecehan murid terhadap gurunya di SMP PGRI Wringin Anom. Namun, kasus ini harus menjadi pembelajaran bagi seluruh pelajar agar lebih menghormati gurunya.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, memang polisi sepakat bahwa masalah ini sangat memilukan dunia pendidikan. Namun, tidak selamanya kasus semacam ini harus diselesaikan lewat jalur hukum.
"Kapolres, bersama aparatur desa, kecamatan, sekolah dan orang tua sudah bertemu. Kemudian, yang bersangkutan (siswa) sudah menyesali perbuatannya," kata Barung di Mapolda Jatim, Kota Surabaya, Senin (11/2/2019).
Menurut dia, kasus yang sempat meresahkan publik dan netizen di media sosial sudah selesai. Dia mewakili Polda Jatim mengapresiasi langkah dari Kapolres Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro, yang mengedepankan langkah-langkah musyawarah dalam menyikapi dugaan pelecehan murid ke gurunya ini.
"Tidak selamanya harus diselesaikan dengan hukum. Ini merupakan langkah baik dari Kapolres Gresik," ujar dia.