SURABAYA, iNews.id – Mantan guru yang menjadi tersangka kasus pesta seks di vila di kawasan Tretes, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), Agus Koesbiantoro (44), mengaku menggagas kegiatan bertajuk party happy sex dari akun Twitter yang dimiliki bersama pasangannya. Lewat media sosial itu, mereka menawarkan pesta seks kepada orang-orang yang berminat.
“Saya dengan pasangan saya mempunyai akun Twitter, kemudian dari Twitter tersebut, kami dikenal banyak orang sampai akhirnya kami melakukan direct message lewat Twitter dengan orang lain,” kata Agus di Mapolda Jatim, Kamis (18/7/2019).
Mantan Guru Digerebek Polisi saat Pesta Seks dengan 6 Orang di Vila Pasuruan
Agus mengatakan, para pihak yang berminat kemudian meminta dia untuk menggelar pesta seks atau kegiatan serupa. Dia selanjutnya menghubungi teman-temannya yang ingin ikut berpartisipasi, baik pasangan suami istri (pasutri) maupun single. Setelah sepakat, mereka kemudian membahas lokasi untuk pesta seks.
“Mereka menginginkan untuk diadakan sebuah event atau party. Ketika event itu di-request, maka saya mencoba mengontak teman-teman, baik itu pasutri atau single, boleh bergabung. Sampai akhirnya kami sepakat berangkat hari Sabtu kemarin ke Tretes,” katanya.
Dia juga mengatakan, dalam pesta seks yang digelarnya, mereka tidak seluruhnya bertukar pasangan. Sebab, tidak semuanya bersedia walaupun mereka melakukan pesta seks secara bersamaan di satu lokasi.