Pengakuan Mahasiswi Kebidanan Pembuang Bayi di Malang, Malu karena Hamil di Luar Nikah
Pelaku berinisial DD tersebut, melakukan magang sebagai bidan di salah satu puskesmas yang ada di Kecamatan Tumpang itu selama dua pekan. Pada saat pelaku datang, dia sudah dalam kondisi hamil tua.
Polisi juga telah mendapatkan identitas ayah kandung dari bayi yang dibuang tersebut. Ayah kandung bayi tersebut saat ini berada di Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Bapak dari bayi itu, adalah pacar dari pelaku, yang saat ini posisinya berada di Sumba," katanya.
Saat ini masih melakukan peninjauan terkait kondisi kesehatan DD, dan bayinya. Polres Malang menggandeng Dinas Sosial Kabupaten Malang, dan instansi terkait untuk memantau kondisi kejiwaan dan kesehatan pelaku. Sementara sang bayi dilaporkan dalam kondisi sehat.
"Kami melibatkan Dinas Sosial, psikiater dan instansi terkait untuk memantau kondisi kejiwaan dan kesehatan pelaku. Untuk sang bayi, kondisinya sehat," katanya.
Diketahui, pada Rabu (14/10/2021) kurang lebih pada pukul 05.30 WIB, warga Desa Ledoksari, Kecamatan Tumpang, melaporkan telah menemukan seorang bayi laki-laki yang berada dekat dengan tumpukan batu bata.
Bayi tersebut ditemukan warga dalam kondisi tidak mengenakan baju, dengan tali pusar yang masih menempel. Bayi tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Tumpang untuk mendapatkan perawatan dan saat ini telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar Malang.
Editor: Maria Christina