Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hotman Paris Turun Tangan, Siap Dampingi Santriwati Korban Dugaan Pelecehan di Pati
Advertisement . Scroll to see content

Pengakuan Korban Pelecehan Seksual, Rutin Dibawa ke Rumah Pribadi Pemilik SPI dengan Modus Dimotivasi

Sabtu, 19 Juni 2021 - 23:14:00 WIB
Pengakuan Korban Pelecehan Seksual, Rutin Dibawa ke Rumah Pribadi Pemilik SPI dengan Modus Dimotivasi
Dua terduga korban pelecehan seksual bersama Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait. (Foto: MPI/Avirista Midaada)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu salah seorang korban terduga pelecehan seksual mengakui ia diajak ke rumah pribadi JE untuk diberikan motivasi dan pendidikan di sana. Namun justru saat berada di rumah pribadi JE ini, dia dan beberapa temannya diduga menerima pelecehan seksual dari JE.

"Biasanya kami diajak ke rumah pribadi itu, karena rumahnya besar dan mewah. Jadi istilahnya si JE membuat atau mencontohkan ini lho kamu punya impian seperti ini atau tidak. Koko punya rumah mewah dan besar sehingga kita diharapkan bisa mewujudkan impian seperti itu," tutur korban.

Terduga korban lainnya mengatakan, di rumah pribadi JE ini biasanya para siswa SPI yang datang tujuh hingga 12 orang. Mereka di sana selama beberapa hari.

"Pendekatannya untuk training lima hari. Biasanya yang diajak berangkat bisa sampai tujuh orang 10 orang, hingga 12 orang. Jadi tujuannya itu untuk pengkaderan, untuk lapisan yang bisa memimpin selanjutnya," ucap Mawar.

Kebanyakan dari siswa yang dibawa ke rumah pribadi JE perempuan. Meski ada laki-laki, jumlahnya tak sebanyak siswa perempuan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut