Bahar justru mencurigai pelaku pembunuhan adalah J, pria yang memiliki hubungan khusus dengan istri korban. Ibunya sudah menikah siri dengan pria itu.
“Benar ibu saya memang selingkuh, sekarang orangnya masih ada di sini. Awalnya itu kan kecurigaan saya bapak nggak ada, ibu langsung menikah. Dugaan saya bapak dibunuh pria yang dekat dengan ibu,” ujarnya.
Kasus itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Ledokombo. Polisi kemudian membongkar lantai musala rumah di Dusun Juroju, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, dan menemukan sejumlah tulang belulang manusia yang diduga korban Surono. Tulang belulang itu ditemukan di bawah keramik lantai musala, yang berada di dapur rumah Surono.
“Kasus ini tentang kasus diduga pembunuhan dalam rumah tangga. Jadi untuk bukti-bukti kuat yang kami temukan di TKP, masih menunggu tim dari Labfor Polda Jatim,” kata Kapolsek Ledokombo AKP Wardoyo Utomo.
Dari hasil pemeriksaan, istri korban, Sani, dan putranya Bahar, saling tuduh terkait kematian korban. Keduanya kini masih diperiksa di Mapolsek Ledokombo.
“Kami sudah mengamankan dua orang, ibu sama anak, tapi mereka saling menuduh, jadi belum jelas,” ujarnya.
Editor: Maria Christina