Pemprov Jatim Bantu Pemulangan Jenazah TKI dari Malaysia ke Blitar
Selain itu, Disnaker Kabupaten/kota juga memberi kemungkinan calon pekerja migran mendapat informasi dan konsultasi hak, kewajiban dan resiko serta berangkat dengan dokumen secara aman, mudah dan prosedural.
"Dengan berangkat secara prosedural, bila terjadi masalah selama bekerja, kepulangan akan ditanggung BPJS Ketenagakerjaan untuk jaminan asuransi kesehatan dan kematiannya," ujar Aries.
Berdasarkan Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (SISKOTKNL) BNP2TKI, jumlah penempatan TKI asal Jatim selama tahun 2018 sebanyak 70.381 orang. Dengan rincian jabatan formal 22.507 orang (32%) dan informal 47.874 orang (68%).
Sementara berdasarkan data embarkasi keberangkatan dari Bandara Juanda sebanyak 40.564 orang (57.63%), dengan rincian jabatan formal 12.639 orang (31.15%) dan informal 27.925 orang (68.85%). Negara Tujuan terbanyak yakni Hongkong, Taiwan, Malaysia, Singapura, Korsel dan Brunei Darusalam. Di wilayah Jatim, penyumbang TKI terbanyak yakni Ponorogo, Blitar, Malang, Tulungagung, Banyuwangi dan Madiun.
Sementara itu, data Disnakertransduk Provinsi Jatim mencatat, pekerja migran pulang dan tercatat di counter help desk kepulangan di Bandara Juanda selama 2018 sebanyak 34.128 orang atau naik 7,8%. Dari jumlah tersebut, 806 orang di antaranya pulang karena bermasalah.
Editor: Donald Karouw