Pemilik Toko di Malang Somasi Wisatawan Positif Covid-19 yang Pamer Jalan-Jalan
"3x24 jam minta maaf kepada yang bersangkutan yang memberitakan kepada Lai-Lai, melalui media. Apabila tidak ada permintaan maaf, kami akan mengambil langkah hukum baik pidana, maupun perdata," katanya.
"Klarifikasi melalui media secara khusus, kemarin tidak menyebutkan secara khusus kepada toko Lai-Lai karena yang dirugikan khusus toko Lai-Lai," ujarnya.
Pihaknya juga menjelaskan kabar yang beredar bahwa penutupan yang dilakukan Pemkot Malang karena adanya pekerja yang dinyatakan positif Covid-19, saat tracing dan testing oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Malang. Penutupan dilakukan karena pengelola supermarket tidak menerapkan aplikasi PeduliLindungi.
"Toko Lai-Lai dinyatakan disegel karena Covid-19 itu tidak benar, karena yang berita beredar dinyatakan positif Covid-19 adalah Covid-19 itu reaktif. Toko Lai-Lai tutup, karena kekurangan terkait prokes Peduli Lindungi, bukan karena ada yang positif Covid-19," katanya.
Saat ini Supermarket Lai-Lai sendiri juga telah kembali beroperasi setelah diizinkan oleh Satgas Covid-19 Kota Malang. Pembukaan kembali dilakukan pada Jumat (12/2/2022).