Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok
Advertisement . Scroll to see content

Pembunuhan Perempuan Dalam Kardus di Surabaya, Ini Pengakuan Pelaku

Rabu, 17 Juni 2020 - 23:31:00 WIB
Pembunuhan Perempuan Dalam Kardus di Surabaya, Ini Pengakuan Pelaku
YF, pelaku pembunuhan perempuan dalam kardus bekas lemari es saat di Polrestabes Surabaya, Rabu (17/6/2020).(foto: iNews.id/sony hermawan)
Advertisement . Scroll to see content

YF tidak mengetahui berapa lama dia membekap korban hingga akhirnya tewas. Sebab, saat itu kondisinya kacau dan panik. “Begitu mati, saya bingung. Sempat saya bakar dengan kompor portable. Tetapi tidak saya lanjutkan. Tidak tega,” ujarnya.

Saat itulah dia muncul ide memasukkan korban ke dalam kardus bekas lemari es. Meski begitu, dia tetap bingung, karena khawatir aksinya ketahuan. “Selesai kejadian itu saya tidak langsung lari. Saya berdiam diri di belakang, setelah itu baru ke rumah bibi di Mojokerto,” katanya.

YF mengaku, saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong. Ibunya masih bekerja. Sedangkan adiknya dititipkan ke tetangga. Karena itu, dia berani mendatangkan perempuan ke rumahnya.

Di hadapan polisii, YF mengaku ini bukan kali pertama memanggil layanan pijat plus ke rumah. Namun, baru kali ini dia memanggil korban. “Kalau tidak salah empat kali. Tapi sama wanita lain,” ujarnya.

Diketahui, seorang perempuan muda, ditemukan tewas di dalam kardus lemari es, di sebuah rumah Jalan Lidah Kulon No 20, Kota Surabaya, Rabu (17/6/2020). Perempuan bernama Monic (26) itu tewas dengan kondisi leher dan tangan tersayat, sementara kaki kanan terbakar.

Hasil penyelidikan polisi, korban bernama Octavia Widyawati alias Monik, warga Jalan alan Ciliwung, Darmo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya. Korban sehari-hari berprofesi sebagai tukang pijat panggilan.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut