Pembahasan RAPBD 2021, Ini 6 Catatan Penting Banggar DPRD Jatim
SURABAYA, iNews.id - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Timur (Jatim) memberi sejumlah catatan terkait Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Jatim tahun 2021. Sedikitnya ada enam catatan penting disampaikan Banggar sebelum pembahasan RAPBD ini berlanjut.
“Banggar menyatakan RAPBD layak dibahas. Tetapi, kami juga memberikan enam catatan penting yang perlu diperhatikan bersama,” kata Juru Bicara Banggar DPRD Jatim A Basuki Babussalam saat Paripurna, Selasa (17/11/2020).
Catatan pertama terkait dengan pembiayaan, banggar berharap APBD tahun 2021 dimaksimalkan lagi. Karena masih banyak program di sektor pertanian, perkebunan, perikanan kelautan saat ini sangat membutuhkan anggaran, terutama bagi para petani dan nelayan yang terdampak Covid-19.
“Petani dan nelayan sudah tidak bisa lagi mengekspor hasil produksi. Kami ingin ada terobosan atau inovasi Pemprov Jatim untuk menolong petani nelayan agar distrubusi hasil produksi tetap laku,” kata politisi PAN ini.
Catatan kedua, terkait program Tistas SMA/SMK/PK LK sederajat. Basuki menyebut, masih program tersebut belum sesuai dengan konsep dasar. Karena untuk mencapai pembiayaan minimal dari unit cost yang dibutukan per siswa per tahun belum semuanya dapat diatasi dengan BOSNas, BOSda maupun BPOPP.