“Pengakuannya, dia memutilasi korban tiga hari setelah meninggal. Namun masih kami dalami,” kata Kapolres.
Sugeng mengaku tidak tahu tentang identitas korban, dia mengenalnya sembilan hari silam. Saat itu korban memperkenalkan diri dengan nama Maluku dan sedang dalam kondisi sakit hingga akhirnya meninggal.
Diketahui, warga di kawasan Pasar Besar Malang (PBM) Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), digegerkan dengan penemuan mutilasi mayat perempuan yang telah membusuk, Selasa (14/5/2019).
Mayat tanpa identitas itu ditemukan dalam kondisi tanpa busana, hanya mengenakan celana dalam saja. Tubuhnya tepotong menjadi enam bagian dan tercecer di lantai dua bangunan bekas Matahari Department Store, tepatnya di atas pasar tradisional.
Editor: Donald Karouw