Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya
Advertisement . Scroll to see content

PDP Covid-19 di Jatim Bertambah Jadi 36 Orang, Khofifah: Ada Peningkatan 2 Kali Lipat

Kamis, 19 Maret 2020 - 23:30:00 WIB
PDP Covid-19 di Jatim Bertambah Jadi 36 Orang, Khofifah: Ada Peningkatan 2 Kali Lipat
Petugas memeriksa suhu tubuh penumpang Bus Suroboyo, layanan bus Kota Surabaya, di Terminal Purbaya, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (5/3/2020). (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) suspect virus korona baru atau Covid-19 di Jawa Timur terus bertambah. Hingga Kamis (19/3/2020), jumlah PDP menjadi 36 orang dari sebelumnya hanya 11 orang.

Sedangkan untuk orang dalam pemantauan (ODP) bertambah menjadi 91 orang dari sebelumnya hanya 29 orang. Tambahan tersebut hanya berselang sehari.

“Perkembangan virus korona ini sangat dinamis. Rabu kamarin, 8 positif, satu di antaranya meninggal dunia. Sementara PDP ada 11 orang dan ODP 29 orang. Jadi ada peningkatan dua kali lipat,” kata Gubernur JatimKhofifah Indar Parawansa dalam keterangan pers di Gedung Negara Grahadi, Kamis (19/3/2020) petang.

Khofifah merinci, sebaran pasien yang masuk kategori PDP tersebut berada di tiga kota besar. Di antaranya Malang Raya 8 orang; Kota Surabaya 7 orang dan Tulungagung 4 orang. Sedangkan untuk ODP tersebar di Kota Surabaya 17 orang ; Malang Raya 16 orang, dan Jember 16 orang.

Sementara pasien positif Covid-19 bertambah satu orang. Kini, total penderita virus mematikan itu menjadi sembilan orang.

“Di Jawa Timur, ada tambahan satu lagi pasien yang positif (Covid-19), sehingga total ada 9. Tujuh pasien di Surabaya, dan dua di Malang. Jadi tambahan satu pasien positif yang baru itu di Surabaya,” katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut