Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Luapan Emosi Dokter di Medan, Sebut 2 Pasien Meninggal karena Tak Ada Obat di RS
Advertisement . Scroll to see content

Pasien Suspect Korona di Malang Meninggal, RSSA: Hasil Uji Lab Negatif

Rabu, 04 Maret 2020 - 21:36:00 WIB
Pasien Suspect Korona di Malang Meninggal, RSSA: Hasil Uji Lab Negatif
Tim dokter RSSA Malang saat konferensi pers terkait meninggalnya pasien suspect virus korona. Dari hasil uji laboratorium pasien itu negatif korona. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah menjalani perawatan, pemeriksaan sesuai standar operasional prosedur (SOP) penanganan pasien corona selama kurang lebih 9 jam, pasien ini meninggal dunia.

Meski begitu, pihak RSSA telah menjamin pasien tersebut bukan terindikasi virus korona. Sebab, pengambilan sampel telah dilakukan dan saat dikirimkan ke Kemenkes tidak mendapat persetujuan lantaran tidak memenuhi kriteria sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP), atau di luar negeri namanya suspect, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP). Ini juga merujuk pada WNA yang ditemui pasien bebas dari infeksi Corona.

"Di sini kita juga lakukan analisa lagi, semakin memburuk dan pasien meninggal. Tapi kami sempat mengambil prosedur pengambilan sampling, cuma saat pengiriman itu tidak diterima (Kemenkes). Karena kasus ini tidak masuk kriteria PDP," katanya.

Namun, pihak RSSA mengakui jika ada gejala yang mirip dengan virus korona menggunakan asas praduga, artinya benar-benar ditangani sesuai prosedur sampai dipastikan tidak terinfeksi, bahkan untuk memastikannya, RSSA mengirimkan sampel ke Institute of Tropical Disease (ITD) Unair. Hasilnya tetap negatif.

"Karena memang kalau ada kasus yang diduga kita harus menggunakan asas praduga, jangan sampai kita biarkan saja dengan cara biasa terus tahu-tahu positif itu akan jadi masalah. Jadi berprasangka jelek dulu, baru dilakukan penanganan, kalau tidak terjangkit langsung dipindah ke ruang biasa," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut