Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemkot Surabaya Terapkan WFH Setiap Jumat, ASN Diawasi Ketat Wajib Penuhi Kinerja
Advertisement . Scroll to see content

Pasien Corona Tolak Berobat, Pemkot Surabaya Libatkan Partai hingga Pimpinan Perusahaan

Senin, 11 Mei 2020 - 14:34:00 WIB
Pasien Corona Tolak Berobat, Pemkot Surabaya Libatkan Partai hingga Pimpinan Perusahaan
Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Edy Christijanto (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Berbagai cara dilakukan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) untuk membujuk pasien Covid-19 berobat ke rumah sakit, mulai dari pengurus RW, partai politik hingga pemimpin perusahaan. Upaya ini dilakukan karena banyak pasien Covid-19 menolak berobat.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Edy Christijanto mengatakan, orang yang terkonfirmasi positif ada yang tak merasakan gejala (OTG), seperti batuk, pilek dan sesak napas. Karena itu, penolakan saat akan dibawa tim medis ke rumah sakit selalu muncul.

"Tapi dia kan bawa virus. Untuk itu, kami tim dengan Kasatpol PP dan camat turun untuk menyadarkan mereka. Memang perlu seni sendiri untuk menyadarkan mereka. Gampang-gampang susah," kata Eddy, Senin (11/5/2020).

Eddy menyebut, sejumlah upaya dilakukan agar para OTG itu mau berobat ke rumah sakit. Di antaranya, dengan melibatkan RT, RW dan tokoh masyarakat yang ada di sekitar daerah setempat. Petugas merayu OTG agar bersedia di swab di rumah sakit, bahwa biaya pengobatan gratis, semuanya ditanggung pemerintah kota.

"Nanti kalau swabnya negatif, kita kembalikan ke rumah lagi. Ketika ditinggal ke rumah sakit, rumah akan disemprot disinfektan," paparnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut