Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah
Advertisement . Scroll to see content

Pantau Stok di Lapangan, Satgas Pangan Jatim Pastikan Harga Kedelai Mulai Turun 

Kamis, 03 Juni 2021 - 13:19:00 WIB
Pantau Stok di Lapangan, Satgas Pangan Jatim Pastikan Harga Kedelai Mulai Turun 
Tim Satgas Pangan Jatim meninjau stok kedelai impor di salah satu distributor, Kamis (3/6/2021). (Foto: iNews.id/Hari Tambayong).
Advertisement . Scroll to see content

"Ada pula informasi dari CV Jaya Tri Hutama Lumajang, salah satu Agen kedelai.Hari ini dia menjual kedelai dengan harga Rp 10.300 per kilogram dan masih ada stok sekitar 40 ton dan beberapa hari terakhir permintaan kedelai turun karena harga yang masih tinggi," ujarnya. 

Farman mengatakan, informasi dari salah satu agen subdistributor kedelai di Tulungagung memberikan laporan bahwa hari ini harga kedelai di agen Rp10.500 per kilogram dalam kemasan 25 kg. Sedangkan jika dijual eceran harganya Rp10.750. Sementara di distributor kedelai di Tulungagung (CV Polowijo) menjual harga kedelai di Rp10.300/kg.

Farman mengatakan harga kedelai impor tinggi karena beberapa faktor, di antaranya harga internasional atau dari negara asalnya seperti Amerika dan Brazil sudah tinggi. Sedangkan kebutuhan kedelai untuk bahan baku tahu tempe di dalam negeri 80 persen masih bergantung pada impor. 

"Selain itu, biaya transportasi dari negara asal juga mengalami kenaikan karena masih sedikitnya perusahaan perkapalan yang beroperasi akibat pandemi Covid-19," ujarnya. 

Atas kondisi ini pihaknya telah berkoordinasi dengan disperindag terkait, apakah perlu diadakan operasi pasar di wilayah yang harga kedelainya tinggi atau tidak. "Selain itu, Satgas Pangan Jatim juga senantiasa melakukan pengecekan langsung ke distributor-distributor di seluruh wilayah dengan memberdayakan satgas pangan tingkat kabupaten," katanya. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut