Sementara itu, untuk oksimeter, pihaknya bakal memberikan kepada masing-masing RT di Kota Malang untuk mengecek kondisi pasien isolasi mandiri. Pemkot Malang juga telah menerima bantuan 500 oksimeter dari crazy rich Malang Gilang Widya Pramana.
Viral Pasien Meninggal di Atas Motor Roda Tiga karena Gagal Rawat Inap, Ini Faktanya
"Oksimeter ini datang dari juragan 99. Itu akan kami bagikan plus ada penambahan lagi nanti," kata pria kelahiran Lamongan ini.
Menurutnya, pengadaan tabung gas oksigen dan oksimeter ini penting untuk menunjang pengawasan pasien Covid-19 di tingkat terbawah. Apalagi, di Malang saat ini ada depo pengisian ulang gas oksigen gratis oleh Pemprov Jawa Timur di Kantor Bakorwil III Malang.
Selain itu dia juga beberapa kali mendapat laporan keluhan dari warga yang mengalami sesak napas, saat dicek saturasi oksigennya hanya di angka 70 saja.
"Ini harus ada pemantauan. Puskesmas mempunyai tugas untuk melatih petugas di masing-masing RT RW. Untuk pendeteksi dini. Bagaimana cara menggunakan oksimeter dan thermogun dan bagaimana kalau ada orang sakit. Setiap kelurahan kan ada penanggung jawab dokter masing-masing," katanya.
Diketahui, terdapat penambahan 1.111 pasien Covid-19 di Kota Malanf sejak 6 hari terakhir atau sejak tanggal 22-27 Juli. Sedangkan total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 10.392 kasus. Rinciannya 2.839 pasien tengah menjalani perawatan, 6.801 kasus sembuh dan 752 pasien Covid-19 meninggal dunia.
Editor: Ihya Ulumuddin