Nostalgia Rusia-Ukraina, Pernah Bersama Buat Adolf Hitler Kehilangan Muka
Serbuan lebih dulu ke Ukraina semata pertimbangan faktor ekonomis. Hitler tertarik menggempur Ukraina lebih dulu karena merupakan gudang gandum Rusia yang subur.
Penguasaan Jerman atas daerah yang kaya itu akan membantu tenaga perang Jerman. "Jenderal-jenderalku tidak memahami segi ekonomi suatu peperangan," kata Hitler waktu itu.
Keputusan Hitler untuk memusatkan kekuatan di Ukraina dan lalu menyerbu Moskwa, Rusia dinilai salah dan berakibat fatal. Sejarah Dunkirk terulang, tapi dengan konsekuensi yang lebih hebat.
"Seolah Tuhan telah menggelapkan pikiran Hitler. Kali ini pun dia mengambil keputusan yang fatal. Moskwa ditinggalkan dulu, dan semua kekuatan dipusatkan ke arah Kiev di Ukraina,” tulis P.K Ojong dalam "Perang Eropa Jilid I".
Di Kiev Ukraina, serdadu Jerman merasakan penderitaan pertama. Jalan-jalan yang buruk dan penuh pasir membuat kendaraan bermotor macet. Saat hujan mengguyur, semua jalan di Kiev berubah menjadi rawa-rawa.