Nasib Keponakan Penguasa Mataram, Dihukum Penggal usai Tiduri Putri Cantik Raja Pajang
MALANG, iNews.id - Raden Pabelan, keponakan Panembahan Senopati penguasa Kerajaan Mataram nekat meniduri putri cantik dari Sultan Pajang. Saat itu memang posisi Mataram masih berada di bawah kekuasaan wilayah Kerajaan Pajang.
Tantangan dari sang orang tua Tumenggung Mayang yang menikah dengan adik dari Senopati Sutawijaya menjadi penyebab Raden Pabelan nekat melakukan tindakan tersebut.
Dia masuk ke kamar pribadi milik Putri Sekar Kedaton di Keputren Istana. Raden Pabelan dibantu oleh ayahnya Tumenggung Mayang masuk dan mengunci secara mistis fisik anaknya di keputren. Selama satu minggu, Raden Pabelan bermesraan dengan sang putri.
Putri Sekar Kedaton pun terbuai dengan kegantengan Raden Pabelan yang memiliki sifat playboy. Keduanya konon bercumbu mesra dan bercinta sepuasnya tanpa ada yang tahu ulahnya. Mereka berdua berada di kamar dan terus memadu kasih.
Hingga pada suatu malam sebagaimana dikutip dari "Tuah Bumi Mataram: Dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II", prajurit penjaga kaputrian mulai mengetahui keberadaan Pabelan. Terbongkarlah perbuatannya yang sekian lama telah meniduri putri Sultan.