Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pamit Ujian, Pelajar SMP di Malang Ditemukan Tewas dalam Kamar Mandi
Advertisement . Scroll to see content

Mutilasi Pengusaha Kafe di Malang, Polisi Masih Cari Sebagian Potongan Tubuh Korban

Selasa, 09 Januari 2024 - 15:35:00 WIB
Mutilasi Pengusaha Kafe di Malang, Polisi Masih Cari Sebagian Potongan Tubuh Korban
Polisi mengungkap kasus pembunuhan disertai mutilasi di Malang, Jawa Timur yang melibatkan tukang pijat. (Foto: Deni Irwansyah
Advertisement . Scroll to see content

"Jadi untuk mencari baju yang digunakan korban kemudian alat-alat yang digunakan pelaku untuk membunuh dan memutilasi korban, sehingga nanti bisa makin terang perkara ini," kata mantan Kapolsek Blimbing tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan, ada dugaan tersangka sudah merencanakan aksi mutilasi usai menghabisi nyawa korban berinisial AP (34). Diketahui peralatan itu baru dibelinya sehari setelah pelaku membunuh menggunakan celurit yang tersimpan di rumahnya.

"Keesokan harinya dia membeli alat-alat potong ataupun senjata tajam berupa pisau potong. Kemudian dipotong menjadi 9 bagian," katanya.

Sebelumnya dugaan kasus pembunuhan dan mutilasi menggemparkan wargaa Kota Malang. Kasus ini terungkap berkat adanya temuan mobil dan handphone milik korban yang menjadi jalan polisi menemukan potongan kepala tinggal kerangka di tepi Sungai Bango.

Lokasi pembunuhan dan mutilasi diduga terjadi di rumah kos Jalan Raya Sawojajar Gang 13 A Nomor 12 RT 1 RW 3, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Korban merupakan pengusaha kafe asal Surabaya yang sedang menjadi pasien pijat di tempat praktik tersangka.

Informasi yang dihimpun, tersangka bernama Abdul Rahman asal Probolinggo. Sementara korban berinisial AP (34) warga Kecamatan Trenggilis Mejoyo, Kota Surabaya yang sempat dilaporkan hilang oleh keluarga pada 15 Oktober 2023.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut