Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya
Advertisement . Scroll to see content

Muncul Dugaan Hubungan Sesama Jenis di Balik Mutilasi Pengusaha Kafe asal Surabaya di Malang

Minggu, 07 Januari 2024 - 10:06:00 WIB
Muncul Dugaan Hubungan Sesama Jenis di Balik Mutilasi Pengusaha Kafe asal Surabaya di Malang
TKP pembunuhan dan mutilasi di rumah kos, Jalan Raya Sawojajar Gang 13 A Nomor 12 RT 1 RW 3, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur. (Foto: Avirista Midaada).
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Kasus mutilasi oleh tukang pijat di Malang terhadap pengusaha kafe di Surabaya kembali gempar lantaran muncul diduga adanya hubungan sesama jenis. Namun, kebenaran motif pembunuhan ini masih didalami.

Terduga pelaku diketahui bernama Abdul Rahman, yang tinggal di rumah kos Jalan Raya Sawojajar Gang 13 A Nomor 12 RT 1 RW 3 Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Sementara, korban merupakan pengusaha kafe di Kota Batu asal Trenggilis Mejoyo, Surabaya. 

Wakasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Nur Wasis menyatakan, yang jelas keduanya saling mengenal. Hal ini dibuktikan dengan adanya komunikasi antara terduga korban dan pelaku di handphone yang ditemukan kepolisian, tapi untuk motif lebih lanjut masih di dalami.

"(Motif) saat ini masih dalam pendalaman. Yang jelas keduanya saling kenal," ucap Nur Wasis, dikonfirmasi pada Minggu (7/1/2024).

Nur Wasis juga belum berani menjelaskan, detail apakah AP, pengusaha kafe merupakan pasien pijat Abdul Rahman di rumahnya. Sebab ada indikasi AP (34) itu masuk ke rumah kos tempat tinggal Abdul Rahman dan tak pernah kembali lagi.

"(Terduga korban apakah pelanggan pijat) kita masih perlu pendalaman, terkait hubungan korban dengan tersangka, tapi keduanya saling kenal," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut