Micko Tewas 2 Hari Jelang HUT ke-17, Keluarga Diselimuti Duka Mendalam
SIDOARJO, iNews.id – Duka mendalam dialami keluarga almarhum Micko Pratama, korban pengeroyokan warga di wilayah Solo, Jawa Tengah. Pemuda tanggung yang menjadi kebanggan keluarga itu meregang nyawa dengan cara yang mengenaskan pada sabtu (14/4) dini hari atau dua hari sebelum Hari Ulang Tahunnya (HUT) ke-17, pada Senin, 16 April 2018, besok.
Micko kembali ke rumah dengan diantar mobil ambulans. Jenazahnya tertutup erat peti yang berselimutkan kain putih. Izin pamit untuk menyaksikan laga Persebaya vs PS Tira, di Stadion Sultan Agung, Bantul, menjadi akhir perbicangan terakhir antara dia dan ibunya. Meski saat itu, sang ibu sempat tidak mengizinkan Micko untuk pergi.
Pihak keluarga mengharapkan, kepolisian serius mengusut kasus pengeroyokan tersebut, agar peristiwa serupa tidak terulang dikemudian hari. Mereka berharap bisa mendapat keadial atas peristiwa yang dialami anggota keluarganya.
Orang tua Micko menerima kabar kematian anaknya pada Sabtu malam. Kerabat serta ratusan bonek pun ikut berdatangan ke rumah duka saat mendapat informasi tersebut. Mereka datang untuk berbela sungkawa dan ikut merasakan kesedihan keluarga.
Tak hanya itu, duka juga ditunjukkan Kapolrestabes Surabaya hingga Kapolda Jawa Timur. Perwira tinggi Polri itu menyampaikan ungkapan duka sekaligus menempatkan karangan buka tanda dukacita di kediaman rumah almarhum.