Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Sentot, Sosok Panglima Perang Pangeran Diponegoro yang Pemberani tapi Hidup Boros

Senin, 06 Juni 2022 - 07:35:00 WIB
Mengenal Sentot, Sosok Panglima Perang Pangeran Diponegoro yang Pemberani tapi Hidup Boros
Lukisan yang menggambarkan situasi penangkapan Pangerang Diponegoro (Foto: repro/Sindonews)
Advertisement . Scroll to see content

Tetapi di sisi lain, dinamika jalannya perang ini mulai tidak menguntungkan bagi Pangeran Diponegoro. 

Pada Desember 1828, Sentot meminta agar diberi kuasa untuk memimpin seluruh kekuatan pasukan Pangeran Diponegoro di medan tempur sekaligus diizinkan untuk menarik pajak langsung, yang berarti mengabaikan patih. 

Pangeran Diponegoro takut, jangan-jangan rakyat kebanyakan bakal ditindas, jika Sentot yang terkenal suka hidup boros itu diizinkan memegang tanggung jawab militer dan pemerintahan dalam satu tangan. 

Namun Pangeran Diponegoro lalu meminta pendapat para komandan yang lain. Dia bertanya pada seorang pamannya yakni Pangeran Ngabehi. 

Hal ini akhirnya mengganggu batin sang pangeran. Dia sadar bahwa perannya sebagai Ratu Adil mestilah menjamin kebijakan pajak yang ringan dan tersedianya sandang pangan murah.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut