Mengenal Pusaka Sakti Pangeran Diponegoro, Keris Ki Ageng Bondoyudo dan Panah Sarutomo
Konon ketika sang pangeran tertangkap, benda-benda pusakanya diberikan kepada pihak keluarga. Tetapi para keluarga hanya diberikan draf dokumen untuk pembagian keris dan tombak pusaka Pangeran Diponegoro yang diasingkan ke Makassar.
Kapten Roeps menjadi pengawal Belanda yang ditugaskan mengatur warisan pembagian keris dan tombak pusaka Pangeran Diponegoro untuk dibagikan kepada para anggota keluarga sang pangeran.
Dari sejumlah benda pusaka ini, hanya keris pribadi Diponegoro yakni Kiai Ageng Bondoyudo yang tetap berada di tangan sang pangeran sampai akhir hayat.
Menurut saksi dari keluarga Pangeran Diponegoro di Makassar, keris itu ikut dikuburkan bersama pangeran di pemakaman Kampung Melayu.
Editor: Donald Karouw