Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Suami Bunuh Istri di Mamuju Tengah, Anak Ikut Tebas namun Selamat
Advertisement . Scroll to see content

Mayat Pria dengan Tangan Terikat Ditemukan di Kawasan Pemandian Air Panas Kota Batu

Kamis, 17 Oktober 2019 - 15:34:00 WIB
Mayat Pria dengan Tangan Terikat Ditemukan di Kawasan Pemandian Air Panas Kota Batu
Kapolres Kota Batu AKBP Harviardhi Agung Pratama menjelaskan kasus penemuan mayat dengan tangan terikat di kawasan wisata air panas di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jatim, Kamis (17/10/2019). (Foto: iNews/Deni Irwansyah)
Advertisement . Scroll to see content

KOTA BATU, iNews.id – Sesosok mayat pria ditemukan dengan penuh luka di wajah dan tangan terikat di bawah jembatan, kawasan wisata air panas Cangar, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur (Jatim). Korban diketahui bernama Bangkit Maknutu Dumirat (32), asal Kabupaten Sumenep.

Identitas korban yang ditemukan Rabu (16/10/2019), sempat tidak diketahui. Identitasnya baru terungkap berdasarkan koordinasi antarjajaran polres. Sebelumnya, ibu korban dan istri korban melaporkan suaminya yang hilang ke Mapolrestabes Surabaya. Laporan itu disampaikan pada Selasa (15/10/2019), atau satu hari sebelum jenazah korban ditemukan.

“Berdasarkan ciri-ciri fisik, jenazah memiliki kemiripan dengan apa yang disampaikan istri dan ibunya. Korban bernama Bangkit Maknutu Dumirat, asal Sumenep yang selama ini berdomisili di Kabupaten Malang,” kata Kapolres Kota Batu AKBP Harviardhi Agung Pratama, Kamis (17/10/2019).

Polres Kota Batu juga telah mengautopsi mayat korban di Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Batu. Hasilnya menyebutkan, korban diduga tewas karena tindakan kekerasan. Sebab, petugas menemukan ada pendarahan pada selaput otak akibat benturan di pelipis.

“Secara umum hasil dari autopsi memang ada indikasi tindakan kekerasan terhadap korban. Ada luka di dahi sebelah kiri yang menyebabkan sedikit pendarahan di selaput otak. Dugaan sementara itu mungkin yang menyebabkan korban meninggal dunia,” kata Harviardhi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut