Masjid Muhammad Cheng Ho Surabaya, Jejak Syiar Islam Laksamana Tiongkok di Jawa
“Ornamen itu mempunyai arti angka delapan yakni, angka keberuntungan dalam budaya Tionghoa. Masjid tersebut didominasi warna merah yang dipadu dengan warna kuning emas simbol dari kebahagiaan dan kedamaian,” katanya, Jumat (10/5/2019).
Hasan Basri Fu mengatakan, di dalam ruangan utama masjid terdapat lantai untuk tempat salat dengan atap berornamen tulisan kaligrafi.
Pintu masjid dibangun tanpa menggunakan daun pintu yang melambangkan bahwa masjid terbuka bagi siapa saja umat yang melakukan beribadah di masjid ini termasuk juga mempunyai tempat berwudlu sebanyak empat tempat yang dibagi untuk jamaah pria dan wanita.
Yang menarik pada sisi bangunan belakang atau berdekatan dengan ruang salat perempuan, ada sebuah replika kapal dengan relief pedagang asal Tionghua. Relief itu menggambarkan penyebaran agama Islam.
Selain itu, terdapat beduk masjid yang ditempatkan pada pojok lorong bangunan.
Pada Bulan Ramadhan seperti tahun ini, Masjid Muhammad Cheng Ho selalu ramai dipadati jamaah. Selain melakukan ibadah juga untuk melihat keunikan bangunan masjid .
Editor: Kastolani Marzuki