Malang Raya Batal New Normal, Begini Curhat 3 Kepala Daerah Cegah Covid-19
MALANG, iNews.id - Wilayah Malang Raya yang terdiri atas Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu, batal menerapkan era normal baru karena tingkat penularan Covid-19 belum memasuki kategori rendah. Tiga kepala daerah di wilayah ini pun menyampaikan kondisi mereka dalam mencegah penularan Covid-19.
Salah satunya Bupati Malang, Sanusi yang hadir saat rapat evaluasi masa transisi menuju normal baru di Kota Malang, Sabtu (20/6/2020). Sanusi mengatakan, saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya, kondisi sempat membaik. Namun, setelah masa transisi, penularan Covid-19 semakin tinggi.
Dia pun mengakui tidak mudah untuk mengawal pencegahan penularan Covid-19. Di masa transisi, ternyata warga berdatangan dari luar korta dan mengakibatkan beberapa kasus penularan virus corona.
“Kita mengawal Covid-19 ini tidak mudah. Ketika sudah normal, sudah bagus, tahu-tahu ada orang pulang dari Surabaya dan ternyata positif Covid-19. Di Nganjuk, ada tiga pulang, juga positif, ini jadi persoalan tersendiri,” katanya.
Namun, Sanusi mengatakan, pihaknya akan berusaha terus untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Malang. “Kami akan terus berupaya untuk menekan angka penularan Covid-19 di Malang,” ujar Sanusi.