Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran 2 Rumah Kontrakan di Malang, Akses Gang Sempit Hambat Pemadaman
Advertisement . Scroll to see content

Lunasi Utang, Guru TK Korban Teror Debt Collector Masih Terbebani Pinjol Ilegal

Selasa, 25 Mei 2021 - 14:39:00 WIB
Lunasi Utang, Guru TK Korban Teror Debt Collector Masih Terbebani Pinjol Ilegal
Wali Kota Malang Sutiaji saat bertemu dengan guru TK S di Balai Kota Malang, Jatim, Rabu (19/5/2021). (Foto: iNews/Deni Irwansyah)
Advertisement . Scroll to see content

"Saya sampaikan informasi melalui media okezone, saya dengan ini menyarankan kepada penyelenggara pinjol ilegal yang menjerat ibu ada 19 pasti tahu semua. Saya harapkan mereka untuk menghubungi saya, kami akan mencoba akan menyelesaikan pokok dari pinjaman bu S," paparnya. 

"Saya sampaikan melalui media dengan harapan fintech ilegal ini mereka bisa membaca, bisa mengetahui, dan bisa menghubungi kantor kami," ujarnya. 

Meski demikian pihaknya masih berupaya melakukan langkah hukum terkait dugaan teror-teror penagihan yang dilakukan para debt collector kepada korban S. "Mungkin dalam minggu ini ada pemeriksaan lanjutan, itu terkait pengaduan kami di Polresta Malang," ujarnya. 

Sebelumnya, warga Malang, S, diteror 24 debt collector hingga nyaris bunuh diri. Sebab, selain dipermalukan secara umum, dia juga diberhentikan dari tempatnya mengajar akibat beban utang tersebut. 

Diketahui, setelah 13 tahun mengabdi sebagai guru TK di Malang, S harus menjadi sarjana. Syarat itu diwajibkan oleh pihak sekolah taman kanak-kanak tempat S mengajar. Atas permintaan sekolah, S akhirnya mengambil jenjang S1 di Universitas Terbuka (UT). 

Beban biaya kuiah inilah yang akhirnya memaksa S mengajukan pinjaman online ke sejumlah aplikasi. Namun, upaya tersebut justru mendatangkan teror. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut