Lubang Buaya Banyuwangi, Saksi Bisu Kekejaman PKI Bantai 62 Pemuda Ansor
Dalam teks di monumen tertulis “Monumen Pancasila Jaya di sini pada tanggal 18-10-1965 telah terjadi pembunuhan massal terhadap 62 Pemuda Pancasila oleh kebiadaban G30S PKI”.
Juru kunci Lubang Buaya Cemetuk, Supingi menuturkan, kisah kebiadaban PKI kala itu bermula saat pemuda Ansor dari Muncar menyerbu markas PKI di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran. Namun dalam penyerangan tersebut ratusan pemuda Ansor tidak mampu menumpas orang-orang PKI.
Mereka kemudian memilih mundur. Saat hendak kembali, kata dia, rombongan pemuda Ansor sebanyak 62 orang yang mengendarai truk ternyata sudah diblokade PKI di Cemetuk.
"Di situlah terjadi pembunuhan massal tersebut terjadi. Satu per satu pemuda Ansor dibantai. Truk yang dikendarai dibakar PKI. Sedangkan mayat korban dibuang dan dikubur di tiga sumur yang saat ini dikanal sebagai lubang buaya cemetuk,” katanya, beberapa waktu lalu.
Dari tiga lubang buaya yang besar tersebut, dikubur sebanyak 42 orang. Sedangkan dua lubang lainnya masing – masing dikubur 10 orang.