Cerita Menegangkan Kapten Sanjoto, Eks Intel PM Buru Tokoh PKI DN Aidit di Semarang
SEMARANG, iNews.id – Rumah di Jalan Belimbing Raya No 34 Peterongan, Kota Semarang, Jawa Tengah, menjadi saksi perburuan terhadap salah satu tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI) DN Aidit. Di rumah ini, DN Aidit bersama gerombolannya pernah singgah.
Perburuan terhadap DN Aidit dan komplotannya itu diceritakan oleh Kapten CPM (Purn) Sanjoto, seorang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Kota Semarang. Sanjoto lah yang saat ini telah menempati rumah yang pernah disinggahi Aidit. Rumah sederhana itu kini telah direnovasi dengan uluran tangan sejumlah pihak.
Meski usianya sudah menginjak 91 tahun, namun ingatan Kapten Sanjoto belum pudar saat menceritakan bagaimana dirinya terlibat langsung memburu DN Aidit, orang yang paling bertanggung jawab atas peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau yang dikenal dengan sebutan G30SPKI .
“Sebuah rumah di Jalan Belimbing Raya No 34 Peterongan, Semarang diketahui menjadi tempat singgah DN Aidit dan gerombolannya,” kata Sanjoto mengawali ceritanya belum lama ini.
Sanjoto yang saat peristiwa itu masih berpangkat Peltu mengungkapkan, satu minggu setelah peristiwa G 30 S/PKI dirinya mendapat pemberitahuan dari pusat dan panglima bahwa yang mengendalikan G30S itu adalah PKI.