Longsor di Nganjuk, 8 Warga Tertimbun Masih Dicari dan 175 Orang Mengungsi
Penanganan darurat memperhatikan keamanan responder, khususnya para sukarelawan. Pihak berwenang melakukan pengecekan di pintu masuk wilayah terdampak. Salah satunya untuk menghindari dampak potensi longsor susulan maupun penerapan protokol kesehatan dalam penanganan darurat. Kondisi di lapangan terpantau hujan dengan intensitas ringan.
Unsur-unsur yang terlibat dalam penanganan darurat antara lain BPBD setempat, BPBD Provinsi Jawa Timur, TNI, Polri, SAR Trenggalek, Dinas Kesehatan, PUPR dan Satpol PP Kabupaten Nganjuk, forkopincam, PMI, Tagana, sukarelawan dan warga masyarakat.
Kepala Kantor Pencarian SAR Surabaya, Hariadi Purnomo mengatakan, di hari kedua pencarian, dua korban hilang akibat longsor di Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, kembali ditemukan. Kedua korban ditemukan tewas, masing-masing perempuan dewasa dan anak-anak.
"Atas temuan dua korban ini, maka korban hilang tinggal delapan orang," kata Hariadi Purnomo, Selasa (16/2/2021).
Hariadi mengatakan saat ini proses pencarian terhadap korban terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Dia berharap, seluruh korban bisa ditemukan hari kedua pencarian ini.