Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem
Advertisement . Scroll to see content

Longsor di Nganjuk, 8 Warga Tertimbun Masih Dicari dan 175 Orang Mengungsi

Selasa, 16 Februari 2021 - 12:37:00 WIB
Longsor di Nganjuk, 8 Warga Tertimbun Masih Dicari dan 175 Orang Mengungsi
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi longsor Nganjuk, Senin (15/2/2021). (Foto: iNews.id/Rahmat Ilyasan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bencana longsor di Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur (Jatim), mengakibatkan sebanyak 54 kepala keluarga atau 175 jiwa terdampak  dan delapan orang masih hilang. Pascalongsor, 156 orang warga juga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengatakan, warga yang terdampak mengungsi ke rumah kepala desa dan kerabat dekat.

“Sedangkan kerusakan bangunan, sebanyak delapan unit rumah rusak berat,” kata Raditya Jati dalam keterangannya, Selasa (16/2/2021).

Tim gabungan juga masih melakukan pencarian delapan warga yang tertimbun. BNPB mengatakan, longsor di Nganjuk dipicu oleh intensitas hujan sedang hingga tinggi, pada Minggu (14/2/2021), pukul 18.30 WIB. Sedangkan total korban yang mengalami luka-luka berjumlah 16 warga. Mereka yang mengalami luka-luka telah mendapatkan perawatan medis dari puskesmas.  

Dalam mendukung pencarian korban hilang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengerahkan lima alat berat. Berdasarkan hasil evaluasi, tim gabungan akan memanfaatkan alat berat yang terbagi ke dalam tiga sektor pencarian. BPBD Kabupaten Nganjuk bersama unsur terkait juga mengoperasikan dapur umum dan pelayanan di pos pengungsian. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut