Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda NTB Bongkar 3 Kasus Prostitusi di Mataram, 4 Orang Jadi Tersangka
Advertisement . Scroll to see content

Lokalisasi Dolly Ternyata Belum Mati, PSK Justru Makin Liar Tak Terkendali 

Senin, 07 Juni 2021 - 10:35:00 WIB
Lokalisasi Dolly Ternyata Belum Mati, PSK Justru Makin Liar Tak Terkendali 
Sorang PSK mencerkan kehidupan lokalisasi Dolly pascapenutupan. (istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Bisnis prostitusi di lokalisasi Dolly Surabaya ternyata belum mati setelah ditutup 2014 silam. Para Penjaja Seks Komersial (PSK) dan muncikari masih beraktivitas meski dengan sembunyi-sembunyi. 

Fakta tentang kehidupan lokalisasi Dolly terbaru ini diulas Ikatan Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (IKA Stikosa-AWS). Podcast dengan tema Lingkaran Kota Kita itu berjudul Dolly Belum Mati. 

Podcast dipandu oleh Noor Arief Prasetyo penulis buku Surabaya Butuh Lokalisasi. Pria yang juga pengurus IKA Stikosa AWS itu berdialog secara eksklusif dengan narasumber berinisial LD (nama samaran). LD merupakan perempuan yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK) di Dolly saat ini. 

"Lokalisasi dan prostitusi di Dolly adalah ruh dan tubuh. Kini Dolly seperti hantu, bergerak tanpa wujud," kata Noor Arief membuka podcast. 

Dari podcast tersebut, banyak informasi terkuak dari bisnis lendir terselubung di Dolly. Mulai dari cara menggaet tamu, kehidupan PSK dan muncikari, tarif, tempat kencan, razia, kondisi sosial Dolly, hingga faktor kesehatan para PSK. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut