Lagi, Ratusan Warga Jemput Paksa Jenazah Probable Covid-19 di RSUD Pasuruan
Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Pasuruan belum bisa diwawancarai terkait dengan insiden ini. Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Dr R Soedarsono Kota Pasuruan, Tina Soelistiani saat dihubungi melalui telepon selulernya menjelaskan, pasien masuk ke rumah sakit pukul 08.00 WIB tadi dengan keluhan sesak napas dan batuk.
Saat diperiksa dan difoto, hasilnya pasien mengalami infeksi paru-paru. Petugas medis kemudian melakukan rapid test terhadap pasien dan hasilnya reaktif.
“Selain itu, tim medis juga sudah mengambil sampel swab pasien dan sudah dikirim ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Saiful Anwar (RSSA) Malang, namun hasilnya belum keluar,” katanya.
Saat peristiwa penjemputan paksa jenazah probable Covid-19 terjadi, petugas keamanan dari TNI-Polri tampak berada di lokasi. Namun, kondisi massa yang banyak membuat petugas tidak bisa menghentikan aksi mereka.
Editor: Maria Christina