Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mantan Gubernur Bengkulu Divonis 10 Tahun Penjara Kasus Gratifikasi dan Pemerasan
Advertisement . Scroll to see content

Kuasa Hukum Korban Sindir Vonis Ringan Tragedi Kanjuruhan: Bebaskan Saja Semuanya

Kamis, 09 Maret 2023 - 16:50:00 WIB
Kuasa Hukum Korban Sindir Vonis Ringan Tragedi Kanjuruhan: Bebaskan Saja Semuanya
Kuasa hukum korban Tragedi Kanjuruhan menyindir vonis ringan yang dijatuhkan hakim PN Surabaya terhadap dua terdakwa. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Kuasa hukum korban Tragedi Kanjuruhan, Imam Hidayat, menyebut vonis menyebut dua terdakwa, Abdul Haris dan Suko Sutrisno, terlalu rendah. Dia menyatakan sindiran agar seluruh terdakwa Tragedi Kanjuruhan lebih baik dibebaskan.

"Makanya kalau boleh usul dibebaskan saja semua terdakwa di pengadilan Surabaya. Lebih baik fokus ke laporan model B 338 tentang pembunuhan," kata Imam, Kamis (9/3/2023).

Dia menyebut, vonis kedua terdakwa sudah diprediksi sejak awal. Dia menilai tidak ada keseriusan dari aparat penegak hukum (APH) atas persidangan kasus tersebut.

"Kita mulai awal sudah menduga seperti itu, artinya tidak ada keseriusan persidangan model A di PN Surabaya," ujar Imam.

Kendati demikian, dia menunggu keputusan jaksa penuntut umum (JPU) mengajukan upaya hukum banding atas putusan tersebut.

"Sekarang pertanyaannya kalau sudah vonis 1,6 tahun, tuntutannya 6 tahun, jaksa wajib banding, dan itu kita tunggu apakah jaksa banding atau tidak. Kalau jaksa tidak banding, makin memperkuat bahwa keadilan di Tragedi Kanjuruhan tidak pernah didapat keluarga korban," tuturnya.

Berkaca dari putusan ini, dia memperkirakan vonis tiga terdakwa lain dari kepolisian juga bisa lebih ringan dari tuntutan JPU.

"Ini kalau tuntutan 6 tahun 8 bulan jatuhnya 1 tahun 6 bulan, mereka (terdakwa polisi) dituntut cuma 3 tahun, bisa-bisa bebas," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut