Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terekam CCTV! Jukir di Malang Tewas Ditusuk 7 Kali saat Berkelahi
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Mekanik Tewas Terjepit Lift Hotel di Malang, Korban sempat Terjebak 3 Jam

Sabtu, 29 Mei 2021 - 09:52:00 WIB
Kronologi Mekanik Tewas Terjepit Lift Hotel di Malang, Korban sempat Terjebak 3 Jam
Petugas BPBD mendatangi hotel untuk memeriksa lift bermasalah yang menewaskan seorang mekanik. (Foto: Okezone/Avirista Midaada).
Advertisement . Scroll to see content

Tinton memastikan bahwa korban tewas merupakan pekerja yang memperbaiki lift, bukan dari tamu hotel. Pasalnya lift yang diperbaiki merupakan lift khusus karyawan di bagian belakang hotel. 

"Ini posisi di lift belakang, lift service, bukan penumpang. Ini lift service, bukan tamu, di belakang. Ini merupakan lift yang dipergunakan oleh karyawan untuk membersihkan kamar, atau yang lain. Ini fasilitas untuk karyawan, bukan untuk tamu. Ini di belakang," katanya. 

Terkait ada kemungkinan kelalaian dan kecelakaan kerja, pihaknya belum berani memutuskan mengingat masih akan mendalami dengan memintai keterangan sejumlah orang, termasuk manajemen hotel. Namun ia menyebut korban berada di dalam lift seorang diri tengah berusaha memperbaiki lift yang rusak. 

"Kita masih dalami, apakah ini termasuk kecelakaan kerja, atau human error. Ini masih dalam proses pemeriksaan kami, dan kami akan dalami, nanti akan kami sampaikan, ini (korban) sendirian," ujarnya. 

Diketahui, seorang pekerja mekanik lift ditemukan tewas terjepit di lift Hotel Ibis yang berada di Jalan Letjen S. Parman, Kota Malang. Pekerja bernama Suprihandi Tjahjanta (54) dilaporkan terjebak pukul 09.30 WIB Jumat pagi dan ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan oleh tim penyelamat gabungan. 

Jasadnya kemudian dievakuasi ke ruang forensik Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk proses pemeriksaan dan identifikasi. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut