Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid
Advertisement . Scroll to see content

Kritik Level PPKM, Wali Kota Malang Sutiaji: Warga Akhirnya Lalai, Kasus Naik Lagi

Rabu, 18 Agustus 2021 - 14:30:00 WIB
Kritik Level PPKM, Wali Kota Malang Sutiaji: Warga Akhirnya Lalai, Kasus Naik Lagi
Wali Kota Malang Sutiaji meninjau vaksinasi disabilitas, Rabu (18/8/2021). (Foto: MPI/Avirista Midaada) 
Advertisement . Scroll to see content

KOTA MALANG, iNews.id - Wali Kota MalangSutiaji mengkritik kebijakan pemerintah pusat yang masih menerapkan level saat perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Pelabelan PPKM dengan level 2, 3, dan 4 ini dinilai membuat warga akhirnya kembali melalaikan protokol kesehatan

Menurut Sutiaji, sebenarnya sejak awal meminta ke pemerintah pusat untuk tidak lagi memberikan label PPKM di daerah-daerah. Apalagi sebenarnya PPKM berbagai level itu berpatokan pada data penanganan Covid-19 yang disetorkan ke pemerintah pusat. 

"Saya sebetulnya tidak suka dengan adanya level-level itu. Jujur kemarin saya keliling, luar biasa dahsyatnya mobilitas orang di tempat yang diturunkan levelnya," ucap Sutiaji usai meninjau vaksinasi disabilitas di Kantor Dinas Sosial Kota Malang, Rabu (18/8/2021). 

Dia berpedoman pada pelaksanaan PPKM level 4 di Jakarta. Jika pelonggaran diberikan, tidak menutup kemungkinan bakal menaikkan kasus Covid-19. Hal ini berkaca pada pengalaman-pengalaman di bulan sebelumnya. Penurunan level akan berpengaruh pada mobilitas masyarakat. 

"Tidak menutup kemungkinan level bisa naik lagi. Jadi saya minta izin itu untuk internal saja, tidak bisa dibuat enteng. Jakarta kemarin sudah turun sekarang mandek, stagnan. Kemungkinan nanti dua atau seminggu akan naik lagi. Jadi menurut saya kita terapkan, apa pun levelnya kita harus taat prokes," katanya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut