KPU Gresik Bakal Ganti Petugas PPDP yang Reaktif Covid-19
GRESIK, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik berencana mengganti petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) yang reaktif Covid-19. Sebab, petugas harus sehat saat diterjunkan ke lapangan.
Ketua KPU Gresik Ahmad Roni menyampaikan, tahapan Pilkada Gresik bakal memasuki proses pencocokan dan penelitian data pemilih (coklit). Seluruh petugas di lapangan harus dalam kondisi sehat dan mematuhi protokol kesehatan.
“Kami ingin memastikan petugas coklit tidak reaktif atau terkonfirmasi Covid-19,” ujar Ahmad seusai menggelar rapat dengan Dinas Kesehatan Gresik di Kantor KPU Gresik Jalan Dr Wahidin, Senin (6/7/2020).
Ahmad mengatakan, pihaknya siap mengganti dengan petugas baru jika ada petugas PPDP yang hasil pemeriksaan cepatnya dinyatakan reaktif Covid-19. Namun, proses pergantian petugas baru harus melewati tahapan yang sama, yakni pemeriksaan kesehatan dan rapid test.
Dia juga meminta kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Gresik untuk menyebutkan daerah-daerah yang zona merah penyebaran virus corona. Data tersebut dibutuhkan agar petugas bisa mengantisipasi penularan Covid-19 saat melakukan coklit ke lapangan. "Sebab, ada 2.264 petugas yang akan terjun ke lapangan, dari rumah ke rumah,” katanya.