Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Jatim Sudah Identifikasi 50 Jenazah Tragedi Robohnya Ponpes Al Khoziny
Advertisement . Scroll to see content

Komunitas Pijat Tuna Netra Layani Pijat Gratis Keluarga Korban Ponpes Al Khoziny

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 07:16:00 WIB
Komunitas Pijat Tuna Netra Layani Pijat Gratis Keluarga Korban Ponpes Al Khoziny
Komunitas pijat tuna netra Jatim melakukan aksi sosial dengan memberikan pelayanan pijat gratis bagi keluarga korban Ponpes Al Khoziny, Sidoajo. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Aksi solidaritas dilakukan Komunitas Pijat Tuna Netra Jawa Timur. Mereka turut ambil menjadi relawan untuk melayani keluarga korban bangunan ambruk Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo.

Mereka dengan suka rela memijat keluarga korban di Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) Jatim.

Dengan keahliannya, para terapis tuna netra ini memberikan layanan pijat gratis bagi keluarga korban, relawan, tim DVI, hingga jurnalis yang meliput proses identifikasi jenazah. Kehadiran mereka menjadi bentuk empati sekaligus dukungan moral di tengah suasana duka.

Sejak Jumat (3/10/2025), posko tersebut menjadi tempat bagi keluarga korban yang menunggu hasil identifikasi jenazah. Banyak di antara mereka harus bertahan berhari-hari dalam kondisi lelah dan stres menunggu kabar anggota keluarganya.

Koordinator Komunitas Pijat Tuna Netra Jatim, Agung mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap para keluarga korban dan tim yang bertugas tanpa henti.

“Kami ingin membantu meringankan beban keluarga korban dan semua pihak yang bekerja keras di sini. Kami buka layanan mulai pukul 10 pagi sampai 10 malam. Setiap terapis bisa melayani lebih dari 10 orang per hari,” ujar Agung di Surabaya, Jumat (10/10/2025).

Tidak hanya keluarga korban, relawan dan jurnalis juga merasakan manfaat layanan pijat ini. Hamdan, salah satu relawan ambulans yang bertugas mengantar jenazah korban, mengaku terbantu dengan kehadiran para terapis tuna netra.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut