Kisah Tunggul Ametung Penguasa Tumapel, Suami Ken Dedes yang Kerap Memeras Harta Rakyat
Sebagaimana Kertajaya, Ametung juga bersikap keras dan cenderung menistakan kaum brahmana. Tunggul Ametung sesungguhnya seorang anak dari kasta sudra lalu diangkat Kertajaya sebagai akuwu Tumapel.
Atas bantuan Kertajaya inilah, Ametung yang asalnya manusia kelas kere kemudian naik menjadi satria yang posisinya sejajar dengan para pejabat istana dan para pangeran.
Oleh karenanya, ketika Tumapel di bawah kekuasaannya, dia jarang menyetorkan upeti ke Kediri karena sering dirampok dan dibegal oleh kelompoknya Ken Arok. Tunggul Ametung sang penguasa Tumapel itu pun langsung mengungkit-ungkit jasanya itu.
Menurutnya, kalau hanya sekadar menghadapi perampok dan begal, sudah menjadi pekerjaannya sehari-hari sejak sebelum dirinya diangkat sebagai akuwu Tumapel.
Namun usai dia mengawini Ken Dedes secara paksa, orang yang merampok upetinya saat hendak dikirim ke Kediri adalah sosok yang mengaku brahmana. Ini membuat Ametung dan seluruh bala tentaranya tergoncang dan diteror ketakutan.